Site icon Tanah Airku

Palapa Ring Timur di Puncak Papua Dibakar OTK!

Jayapura – Manajemen Telkomsel Wilayah Maluku dan Papua menyatakan base transceiver station (BTS) yang dibakar di Kabupaten Puncak milik Palapa Ring Timur. Kebakaran tersebut mengakibatkan layanan 4G Telkomsel di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, mengalami gangguan sejak 4 Januari 2021, pukul 14.53 WIT.

“Saat ini pelanggan Telkomsel di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, tetap dapat menikmati layanan komunikasi 2G. Layanan tersebut menggunakan transmisi IDR atau satelit,” kata General Manager Network Operation & Quality Management Telkomsel Maluku & Papua Adi Wibowo, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (11/1/2020), seperti dilansir Antara.

Diakui, operasi seluruh tower beserta infrastrukturnya yang terbakar berada di bawah Palapa Ring Timur dan bukan milik atau wewenang Telkomsel.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya yang terjadi kepada pelanggan Telkomsel di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak,” kata General Manager Network Operation & Quality Management Telkomsel Maluku & Papua Adi Wibowo dapam keterangan tertulis yang diterima.

Politikus asal Papua yang duduk di Komisi I DPR RI Yan Permenes Mandenas menyayangkan dibakarnya tower tersebut oleh orang tak dikenal (OTK) mengingat BTS itu membuat masyarakat dapat berkomunikasi dengan sanak keluarga yang tinggal di luar Kabupaten Puncak.

“Saya sudah sempat berkunjung ke Ilaga, ibu kota Kab. Puncak, bulan Oktober 2020 untuk melihat pembangunan BTS PT. Palapa Timur Telematika (PTT), dilanjutkan dengan penyambungan kabel optik oleh PT. Telkom Wilayah Papua dalam waktu satu bulan agar masyarakat bisa menikmati jaringan 4G dengan kuota internet yang cukup dari kurang lebih 10 Mbps menjadi kurang-lebih 100 Mbps,” tambahnya.

(idh/jbr)

Exit mobile version