Site icon bangunpapua.com

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Setiap Perjalanan Harus Menjadi Ruang untuk Saling Melindungi

JAKARTA — Di tengah hiruk-pikuk lanskap perkotaan yang kerap dipadati oleh cerita tentang kemacetan, deru klakson yang saling bersahutan, dan ego pengendara yang ingin saling mendahului, kita sering kali melupakan satu hakikat dasar. Bahwa setiap unit kendaraan yang melintas di atas aspal nasional dikemudikan oleh seorang manusia yang memiliki detak jantung, harapan, serta keluarga yang dengan setia menanti kepulangan mereka di rumah.

Jalan raya sesungguhnya bukan sekadar lintasan mati tempat mesin berpacu mencari nafkah. Ia adalah ruang kehidupan bersama tempat nurani kemanusiaan kita diuji secara langsung setiap harinya.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memandang aktivitas berkendara sebagai lembar refleksi moralitas yang mendalam bagi sebuah bangsa.

“Keselamatan bukan hanya tentang bagaimana kita bisa sampai di tujuan pribadi dengan cepat, tetapi tentang bagaimana setiap jengkal perjalanan menjadi ruang untuk saling menjaga,” tulis Irjen Agus dalam sebuah catatan esai keselamatan.

Marka Jalan sebagai Jembatan Kepedulian

Saat seorang pengendara motor memilih untuk menurunkan laju kendaraannya demi memberikan kesempatan bagi seorang ibu menyeberang jalan di atas zebra cross, ia sesungguhnya sedang mengirimkan pesan cinta yang kuat kepada lingkungan sekitarnya. Begitu pula ketika para sopir dengan sigap menepikan armada besarnya saat mendengar raungan sirine ambulans dari arah belakang.

Tindakan-tindakan kecil yang terpuji tersebut adalah bukti autentik bahwa nilai gotong-royong dan empati sosial bangsa kita belum luntur oleh kerasnya kompetisi jalanan kota.

Ketertiban sejati pada akhirnya tidak akan pernah bisa ditegakkan secara utuh melalui kepungan kamera pengawas digital atau ancaman denda sanksi hukum tertulis. Budaya disiplin harus tumbuh subur dari sebuah kesadaran spiritual yang jujur bahwa setiap nyawa di atas jalan raya berhak dilindungi keselamatannya, menjadikan jalan raya sebagai ruang hidup bersama yang aman, tertib, manusiawi, dan sepenuhnya beradab.

Exit mobile version